Category Archives: Story of Life

Ang Gunawan, Tarakan

Boleh Pulang Sehari Setelah Operasi Leher Kecetit

Dengan terpaksa Ang Gunawan harus berteman lama dengan nyeri leher dan bahu serta lengan selama 15 tahun. Artinya, selama itu pula Ang Gunawan harus menjalani berbagai macam jenis pengobatan, baik yang bersifat medis sampai alternatif. Namun tidak tampak rasa putus asa sedikit pun pada diri lelaki berusia 56 tahun ini. “Saya ingat betul gejala yang pertama kali saya rasakan. Waktu itu perut saya mendadak kram dan nyeri sekali pada leher dan lengan hingga saya terjatuh lemas. Untung saja teman-teman saya yang berada di lokasi segera menolong” kenangnya.

Penasaran dengan gejala yang semakin berat pria yang akrab disapa Pak Anggun ini lantas berobat ke rumah sakit terdekat di Surabaya. Ternyata hasil pemeriksaan lab mengatakan bahwa ia juga menderita asam lambung dan pengentalan darah. Sayangnya penanganan medis yang didapatkan hanya meredakan sementara meskipun berbagai suntikan obat obatan di otot leher dan bahu sudah dilakukan.

Tak puas dengan pengobatan di tanah air, Pak Anggun memutuskan untuk terbang ke Singapura. Menurutnya saat itu pengobatan di sana jauh lebih modern. Sesampainya di Singapura dokter langsung menyarankan pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Hasil MRI mengatakan bahwa harus dioperasi. “Saya sempat terkejut dengan biaya operasi yang harus dibayar,
selain mahal sekali, untuk menunggu waktu operasi pun harus kembali menelan obat obatan yang memperparah lambung. Akhirnya dengan tekad kuat saya kembali ke Indonesia, dengan harapan bisa sembuh dengan layanan

medis di tanah air” tutur pria yang juga seorang pengusaha di Kaltara ini.
Sampai di Indonesia, Pak Anggun mencoba beragam terapi pengobatan tradisional, akupuntur dan tusuk jarum namun tidak ada perkembangan bahkan otot – otot lengannya mengecil dan lemah. Sampai suatu sore saat membaca kisah penderita yang sembuh total pasca menjalani operasi di Surabaya. Dengan ditemani keluarga, Pak Anggun berkonsultasi dengan dr. M. Sofyanto Sp.BS dan dianjurkan segera menjalani operasi spondilosis leher dengan metode yang baru.

“Saya langsung sembuh spontan dan tidak merasa sakit atau keluhan lain saat bangun dari operasi” kenangnya. Keesokan harinya sudah bisa berjalan seperti biasa, bebas menggerakkan leher tanpa penyangga dan tidak memerlukan obat-obatan anti nyeri lagi.

Pak Anggun kini bisa menjalankan bisnis seperti biasa dan tentu saja tetap bisa menjalankan hobinya yaitu bermain tennis “Akhirnya saya bisa bersenang-senang kembali di lapangan tenis.” ucapnya dengan gembira.