Hana, Pekanbaru

HanaOperasi 12 Agustus 2011

“ Ditakuti Lumpuh, Jika Operasi Leher.”

Sebagai warga Pekanbaru, Riau, Hana Charmichael, jika mengalami masalah kesehatan yang menjadi rujukan ialah rumah sakit di Malaysia atau Singapura. Demikian juga saat ia mengalami sakit rasa kesemutan di tangan yang menjalar rasa kebas di bahu, kemudian lama kelamaan leher tidak dapat menengadah ke atas.

Saat itu ia langsung ke Malaysia, dokter mengatakan dapat disembuhkan melalui operasi, namun hasilnya belum tentu baik bahkan bisa lumpuh. Mendapat penjelasan yang demikian saya tentu tidak mau operasi.

Karena tidak puas kemudian berobat ke Singapura dan disarankan cukup diterapi saja karena operasi resiko besar dan dapat menjalar ke pinggang dan akhirnya lumpuh. Maka selama tiga tahun menjalani terapi laser, dan minum obat. “Obatnya bikin saya tidur melulu, padahal biayanya cukup besar sampai Rp 80 juta”, kisahnya.

“Akhirnya saya mendapat informasi dari teman di Pekanbaru yang sudah berhasil operasi leher di Surabaya. Saya datang sendiri dan langsung operasi tanpa didampingi keluarga atau suami karena yakin dengan do’a saya bahwa saya akan sembuh. Operasi hanya sekitar dua jam, dan keluhan sirna begitu saja. Bahkan esoknya saya sudah diantar shopping di Surabaya oleh pihak Rumah Sakit “, kata Hanna yang akan datang kembali ke Surabaya menghadiri konser piano.